<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1246">
<titleInfo>
<title>REVIEW ARTIKEL AKTIVITAS ANTIBAKTERI RAJUNGAN Portunus sp. TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FIRDAUS, ALFIYAH NURDIANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 57p.; ill.; tab.; 21cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Resistensi antibiotik terjadi karena bakteri mengalami kekebalan merespon antibiotik. Resistensi terhadap antibiotik berkembang lebih cepat karena penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Resistensi antibiotik terhadap bakteri Staphylococcus aureus telah menjadi masalah kesehatan yang semakin meningkat di berbagai dunia. Upaya yang dapat dilakukan yaitu pencegahan dan pengobatan alternatif dari sumber daya alam kelautan seperti rajungan. Penelitian ini menggunakan metode review artikel dimana dilakukan pencarian pustaka berdasarkan artikel maupun jurnal penelitian yang sudah terdaftar dalam indeks nasional maupun internasional dan disajikan dalam bentuk ulasan. Berdasarkan hasil review artikel yang telah dilakukan pada rajungan Portunus sp. didapatkan pada bagian  hemolymph, cangkang, daging, telur dan semua bagian rajungan Portunus sp. memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan kemampuan daya hambat yang berbeda-beda. Hemolymph rajungan (Portunus pelagicus) dengan konsentrasi 150 µl pada uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus didapatkan zona hambat sebesar &#62;7 mm, pada ekstrak  cangkang rajungan (Portunus pelagicus) dengan konsentrasi 1.25 µl didapatkan zona hambat sebesar 13 mm. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh konsentrasi, bagian sampel yang digunakan serta proses pengambilan sampel dari rajungan Portunus sp. yang diperoleh.</note>
<classification>6B.S-Far Fir r 97-20</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Fir r 97-20</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM97-6B.S/Far-2020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Fir r 97-20</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>97-20.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1246</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 13:29:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 13:29:36</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>